Rabu, 24 April 2013

JASA INSTALASI LISTRIK JABODETABEK

Bermasalah dengan listrik anda , atau anda ingin pasang listrik baru
“kami siap melayani anda”
*JASA SERVICE DAN CEK KORSLETING LISTRIK
*JASA INSTALASI LISTRIK
-pasang baru ataupun lama
-dengan bahan atau jasanya saja
*JASA PASANG PENANGKAL ANTI PETIR
kami JASA INSTALASI LISTRIK JABODETABEK , dengan
teknisi yang
berpengalaman,.. kami
siap membantu
masalah instalasi listrik,
renovasi maupun
pemasangan “listrik
baru”,rumah tinggal,
ruko, dan lain -lain ..harga yang kami
tawarkan sangat
kompetitif
===============================
HARGA BORONGAN JASA NON MATERIAL
no item satuan harga
1 lampu titik Rp.50.000
2 lampu taman titik Rp.60.000
3 lampu hotel unit Rp.75.000
4 stopkontak titik Rp.50.000
5 stopkontak AC titik Rp.75.000
6 stopkontak waterheater titik Rp.50.000
7 stopkontak pmp air titik Rp.50.000
8 radar pmp air titik Rp.50.000
9 kabel antena TV titik Rp.75.000
10 kabel telpon titik Rp.75.000
11 grounding system unit Rp.150.000
12 kabel toufour mtr Rp. 12.000
13 panel listrik unit Rp.75.000
14 instalasi group/mcb unit Rp.50.000
15 stabilizer/stavol unit Rp.nego
16 genset unit Rp. nego
17 alarm sensor gerak unit Rp nego
18 listrik tenaga surya unit Rp. nego
================================
Perincian Upah kerja perbobokan
no Jenis pekerjaan keterangan
1. Saklar seri Rp 15,000
2 Saklar single Rp 15,000
3 Stop kontak Rp 20,000
4 Outlet antena Rp 20,000
5 Outlet telepon Rp 20,000
6 Outlet MCB Rp 50,000
===========================
JASA PASANG LAMPU DLL
no. item satuan harga
1 Downlight titik Rp.15.000
2 TL/neon titik Rp.20.000
3 lampu dinding titik Rp.25.000
4 lampu gantung titik Rp.40.000
5 fitting plafond titik Rp.10.000
6 kipas angin gantung titik Rp.50.000
7 exhaustfan Rp.35.000
8.lampu baret Rp25,000
9.lampu sorot Rp 25,000
10.lampu hologen Rp25,000
11.Panel ( hager box),Max 12 group Rp 150,000
12.lampu hias/cristal titikRp.50.000 .s/d Rp.250.000.
HARGA BORONGAN JASA BERIKUT MATERIAL
________________________________________
no item satuan harga
1 instalasi lampu titik Rp.175.000
2 instalasi lampu taman titik Rp.220.000
3 instalasi lampu hotel unit Rp.220.000
4 instalasi stopkontak titik Rp.200.000
5 instalasi stopkontak AC titik Rp.275.000
6 instalasi stopkontak waterheater titik Rp.280.000
7 instalasi stopkontak Pompa air titik Rp.200.000
8 instalasi radar pmp air titik Rp. 200.000
9 instalasi kabel antena TV titik Rp.200.000
10 instalasi kabel tlp titikRp.175.000
11 instalasi pembumian unit Rp.360.000
12 panel(box mcb) unit Rp.240.000
13 group+mcb unit Rp. 80.000
14 kabel induk/toufour meter Rp. 50.000
15 alarm sensor gerak unit Rp nego
ooo
cat:
harga dapat berubah untuk disesuai kan dengan spesifikasi material yang digunakan dan sistem pengerjaan(pi vingan)
harga untuk pemasangn minimal berjumlah keseluruhan 99 ttk,dapatkan discount 5%.
harga diatas meliputi aspek pekerjaan :
1. pemasangan pipa
2. pemasangan kabel
3. pemasangan asesories
harga diatas sudah termasuk bahan material,berikut spesifikasi :
• pipa u.5/8 conduit ex.clipsal.
• emboowdoos ex.panasonic
• kabel nym u.2×2.5mm,2×1.5mm,3×2.5mm dan nyy u.2×2.5mm ,4×6mm ex.eterna
• kabel antena tv ex.belden
• kabel telpon ex.supreme
• kawat BC u.6mm+besi behel u.10mm
• t-doos dan klem ex.yukki,solasi ex.unibel
• box mcb dan mcb ex.hager
• outlet saklar,stopkontak, tv,tlpex.broco
cat:
fitting plafond.lampu_lampu by owner.
info lebih lanjut hub 087881185385

Jumat, 19 April 2013

MCB sebagai proteksi dan pembatas daya listrik

Spesifikasi MCB

Nameplat MCB
MCB nameplat dengan kode dan simbol
Gambar disamping adalah contoh MCB umum yang biasa dipakai di instalasi listrik rumah. Ada perbedaan antara MCB milik PLN yang terpasang di kWh meter dengan milik pelanggan yang dijual secara umum. Yang pertama adalah warna toggle switch yang berbeda (dalam produk dari produsen MCB yang sama, milik PLN memiliki warna toggle switch biru dan yang dijual untuk umum berwarna hitam) dan kedua adalah tulisan “Milik PLN” pada MCB yang dipasang di kWh meter. Walaupun ada juga produsen MCB lainnya yang menggunakan warna toggle switch biru untuk produk yang dijual di pasaran.
Sekarang, mari kita bahas kode dan simbol yang tertulis dalam nameplate MCB tersebut.
  • Simbol dengan angka 1 dan 2
Ini adalah simbol dari fungsi MCB sebagai proteksi beban penuh dan hubung singkat (penjelasan detail bisa dilihat pada tulisan bagian pertama “”MCB sebagaiProteksi dan Pembatas Daya Listrik“”). Dari gambar tersebut, hal ini juga menjelaskan bahwa MCB ini adalah 1 pole (karena hanya ada 1 simbol saja). Bila ada dua simbol berdampingan, maka MCB-nya adalah 2 poles. Yang umum dipakai di perumahan adalah tipe MCB 1 pole, yaitu hanya kabel phase saja yang diproteksi.

  • NC45a
Merupakan MCB model number yang ditentukan dari produsen MCB. Lain produsen berarti lain model number. Sebagai tambahan informasi, model NC45a ini adalah MCB yang diproduksi untuk keperluan perumahan secara umum.

  • C16
Kode ini menjelaskan tripping curve MCB yaitu tipe “C”, dengan proteksi magnetic trip sebesar 5-10In (In : arus nominal atau rating arus dari MCB) dan angka “16” adalah rating arus dari MCB sebesar 16A. Rating arus ini adalah kode paling penting dalam MCB dan berguna saat pembelian MCB. Penjelasan selanjutnya mengenai rating arus ada di bagian berikutnya.

  • 230/400V
Menjelaskan rating tegangan dalam operasi MCB yaitu 230V atau 400V sesuai dengan tegangan listrik PLN 220V.

  • 4500 dan 3
“4500” menunjukkan rated breaking capacity MCB, yaitu kemampuan kerja MCB masih baik sampai arus maksimal 4500A, yang biasanya terjadi saat hubung singkat arus listrik. Dimana diatas angka ini MCB akan berpotensi rusak. Dan angka “3” adalah I2t classification, yaitu karakteristik energi maksimum dari arus listrik yang dapat melalui MCB.

  • 12002
Catalog Number dariprodusen MCB yang tujuannya sebagai nomor kode saat pembelian.

  • LMK; SPLN 108; SLI 175 dan IEC 898
Menandakan bahwa MCB ini sudah lolos uji di LMK PLN (LMK : Lembaga Masalah Kelistrikan). Sedangkan tiga kode selanjutnya menyatakan bahwa MCB dibuat dengan mengacu kepada standard-standard teknis yang ditetapkan baik nasional maupun internasional.

  • I-ON pada toggle switch
Menandakan bahwa MCB pada posisi “ON”. Untuk posisi “OFF” maka simbolnya adalah “O-OFF”.

  • SNI
MCB ini sudah mendapatkan sertifikat SNI (Standard Nasional Indonesia).

Bagi anda yang merasa awam mengenai listrik, apalagi soal MCB ini, tidak perlu pusing-pusing untuk mengerti nameplate MCB. Hal yang paling penting dalam memilih MCB yang hendak dibeli adalah kode rating arus MCB yang sesuai kebutuhan, seperti contoh diatas yaitu kode “C16”, yaitu rating arus MCB sebesar 16A dengan tripping curve tipe “C”. Kode lain yang perlu diperhatikan adalah kode “LMK” serta “SNI” yang berarti produk ini sudah memenuhi standard tersebut.

Rating MCB dan Daya listrik PLN

Contoh yang dibahas dalam bagian sebelumnya menggunakan MCB dengan rating 16A dan tripping curve type “C”. MCB yang dijual dipasaran mempunyai rating arus yang bermacam-macam sesuai kebutuhan. Saat membeli MCB, kita cukup menyebutkan rating arus MCB yaitu berapa ampere dan tujuan pemakaian yaitu untuk perumahan.
Dasar pemilihan rating arus MCB yang ingin dipakai di perumahan tentu disesuaikan dengan besarnya langganan daya listrik PLN yang terpasang. Karena PLN sendiri menetapkan besar langganan listrik perumahan sesuai rating arus dari MCB yang diproduksi untuk pasar dalam negeri.
Tabelnya seperti ini:
Rating Arus Miniature Circuit Breaker
Daya Listrik PLN
2A
450VA
4A 900VA
6A
1300VA
10A 2200VA
16A
3300VA
Rumusnya adalah : Rating Arus MCB x 220V (Tegangan listrik PLN).
Hasil perhitungannya adalah angka pembulatan. Jadi bila langganan listrik PLN sebesar 1300VA maka MCB yang dipasang di kWh meter memiliki rating 6A.
Berikut adalah contoh MCB dengan berbagai rating arus.

MCB dengan berbagai rating
Macam-macam MCB dengan berbagai rating

Dari kiri ke kanan, rating arus MCB adalah 16A (dari C16), 6A (dari C6) dan 6A (dari CL6). MCB paling kanan adalah milik PLN yang terpasang di kWh meter dengan tipe C32N dan tripping curve tipe “CL” (hampir sama dengan tripping curve tipe “C”). Bisa dilihat warna toggle switch biru dan tulisan “MILIK PLN”.

Tambah daya listrik PLN

Setelah mengetahui fungsi, kode-kode MCB dan hubungannya dengan daya listrik PLN, maka menjadi jelas bahwa dalam hal menambah daya listrik PLN, petugas PLN cukup mengganti MCB yang dipasang di kWh meter dengan rating arus yang sesuai. Tentunya setelah proses administrasinya diselesaikan. Misalnya menambah daya listrik dari langganan 1300VA ke 2200VA, maka MCB-nya diganti dari 6A ke 10A.
Hanya saja ada faktor yang perlu diperhatikan saat melakukan tambah daya listrik PLN, yaitu faktor kapasitas dari instalasi listrik rumah itu sendiri. Jika anda melakukan tambah daya dari 1300VA ke 2200VA maka akan ada penambahan daya listrik lebih dari 150% kapasitas.
Salah satu faktor yang harus menjadi perhatian adalah ukuran kabel jalur utama yang terpasang pada instalasi listrik rumah, apakah mampu menghantarkan arus sebesar 10A dari sebelumnya 6A.
Salah satu cara mudahnya adalah pastikan ukuran kabel eksisting untuk jalur utama paling tidak berukuran minimal 2.5mm (memiliki kuat hantar arus minimum 19A keatas). Tapi bila tambah daya hingga mencapai 3300VA atau MCB rating arus 16A, maka ukuran kabel harus dinaikkan.
Efek pada kabel yang dilalui arus listrik mendekati kapasitas nominalnya adalah kabel menjadi panas, dan bila kualitas kabel kurang baik atau sudah berumur, maka bisa terjadi kerusakan isolasi kabel dan berakibat terjadi kebocoran arus listrik.
Kasus lainnya adalah bila rumah yang akan dinaikkan daya listriknya ternyata pada awalnya berlangganan listrik 450VA, kemudian dinaikkan menjadi 900VA dan kemudian karena kebutuhan akan listrik meningkat lagi maka dinaikkan menjadi 1300VA,dan saat tambah daya ternyata tidak diikuti peningkatan kapasitas hantaran pada instalasi listrik rumah. Untuk kasus ini perlu dipastikan kondisi kabel listrik dan juga ukurannya yang sesuai.

Apa saja faktor yang perlu diperhatikan dalam membeli MCB.

Ada berbagai jenis MCB yang ada dijual di pasaran dari berbagai pabrik pembuat MCB, dengan harga yang bervariasi sesuai rating dan spesifikasinya. Pertanyaannya, bagaimana memilih MCB yang berkualitas baik?
Salah satu yang sering ditekankan oleh Pemerintah adalah pilihlah produk yang berlabel “SNI”. Masalahnya adalah, mungkin banyak produk dengan kualitas rendah ataupun merk MCB yang dipalsukan yang juga diberi label “SNI”. Nah..inilah salah satu hal yang tidak mudah. Salah satu caranya adalah cermati harga jualnya. Ada MCB yang dijual dengan harga sangat murah dari produsen yang tidak terkenal. Logikanya, bila harga jual sudah murah, berapa ongkos produksinya dan apa material yang dipakai dengan harga semurah itu. Bila material yang dipakai tidak sesuai standard atau berkualitas jelek, maka efeknya adalah MCB tidak bekerja sesuai rating-nya.
Hal ini berbahaya bagi instalasi listrik terutama pada kabel bila terjadi hubung singkat, yaitu MCB tidak trip atau turun sehingga arus hubung singkat yang luar biasa besar tetap terjadi dan merusak isolasi kabel sehingga timbul percikan api yang dapat mengakibatkan kebakaran. Karena itu belilah MCB yang berkualitas baik mengingat fungsinya yang cukup vital sebagai proteksi dari system instalasi listrik rumah.
Semoga artikel mengenai MCB yang dibagi dalam dua tulisan ini cukup bermanfaat bagi pembaca dan mohon maaf bila alur pembahasannya banyak berhubungan dengan hal-hal teknis. Kita berusaha membuatnya mudah dimengerti. Silahkan bila ada yang ingin menambahkan, koreksi ataupun sharing mengenai penggunaan MCB ini

Salam,